Pengalaman Beriklan di Facebook Ads, Akun Dinonaktifkan Saldo Melayang

Pasang Iklan di Facebook Ads – Hallo Sobat Gadget, kali ini JagoanGadget.com akan membagikan sebuah pengalaman dari seorang rekan yang coba menggunakan layanan iklan Facebook Ads.

Untuk meningkatkan engagement di dunia maya, menggunakan layanan iklan berbayar menjadi salah satu solusi terbaik. Bisa untuk mempromosikan usaha kita agar lebih ramai, atau kebutuhan lainnya.

Facebook merupakan salah satu sosial media terpopuler dengan pengguna yang cukup banyak. Sehingga Facebook bisa menjadi salah satu media promosi online terbaik untuk beriklan.

Pengalaman Beriklan di Facebook Ads

Facebook menyediakan fitur layanan untuk beriklan. Dengan Facebook Ads, iklan kita bisa dilihat para pengguna Facebook.

Yang menarik pada jasa iklan online ini adalah kita bisa mengatur penargetan iklan yang kita pasang. Mulai dari rentang umur, minat, hingga lokasi pengguna yang inginkan. Sehingga iklan lebih tertarget dan peluang terjadinya konversi lebih tinggi.

Cara beriklan di Facebook Ads pun juga cukup mudah. Kita tinggal buat konten berupa postingan dan mengatur tayangan iklan yang kita inginkan termasuk budget untuk menayangkan iklan. Setelah itu, tinggal mengisi saldo Facebook Ads untuk pembayaran penayangan iklan.

Untuk harga atau biaya pasang iklan di Facebook juga bisa dibilang murah, fleksibel bisa kita atur sesuai keinginan kita. Bahkan kita bisa mengatur budget mulai 20 ribu saja per harinya. Tentu sangat murah dengan jangkauan hingga ribuan pengguna, tergantung penargetan yang kita atur.

Karena itulah saya tertarik menggunakan layanan Facebook Ads untuk mempromosikan halaman dan situs saya.

Pasang Iklan di Facebook Ads

Langkah pertama yang saya lakukan adalah dengan membuat postingan yang nantinya saya iklankan. Isi postingan tersebut adalah beberapa Aplikasi Mobile mengenai keuangan yang saya ulas di situs saya. Yakni, beberapa Aplikasi Bank Digital dan Investasi yang legal.

Setalah itu, saya mengatur penargetan untuk iklan saya. Sehingga setelah target diatur, estimasi jangkauan dan budget muncul.

Selanjutnya, saya melakukan pengisian saldo melalui Virtual Akun. Budget untuk iklan dengan target yang sudah saya atur adalah 20 ribu Rupiah perhari. Saya mengatur untuk menampilkan iklan 2 hari. Jadi, saya melakukan top up sebesar 50 ribu Rupiah. Dan ternyata ada bonus kredit saldo gratis sebesar 40 ribu Rupiah, lumayan lah.

Sebelum ditayangkan, iklan akan ditinjau apakah melanggar kebijakan dari Facebook Ads atau tidak.

Akun Facebook Ads Dinonaktifkan

Iklan yang saya tayangkan tadi, berhasil lolos peninjauan dan iklan tayang. Dengan jangkauan dan engagement yang cukup baik.

Setelah itu, saya ingin merubah beberapa hal pada iklan yang tampil. Saya menghentikan tayangan iklan pertama, kemudian membuat postingan baru dengan beberapa pengaturan yang saya ubah. Karena saya berfikir dengan perubahan ini target iklan akan lebih baik dan hasil penayangan iklan pun juga lebih bagus.

Selesai membuat iklan yang baru, saya langsung mengajukan penayangan iklan saya yang kedua dan tentu harus menunggu proses peninjauan iklan sebelum bisa ditayangkan.

Selang beberapa waktu, tiba-tiba saya mendapatkan pemberitahuan bahwa akun Facebook Ads saya dinonaktifkan karena melanggar kebijakan.

Tentu saya merasa aneh dan keberatan dengan penonaktifan akun saya ini. Saya langsung mengajukan pertanyaan mengenai penonaktifan akun tersebut melalui email. Awalnya saya bertanya tentang kebijakan mana yang saya langgar. Namun, jawaban email sama sekali tidak menjawab pertanyaan saya mengenai kebijakan yang saya langgar.

Karena tidak merasa melanggar, saya pun coba menjelaskan bahwa saya merasa iklan tidak melanggar kebijakan yang ada. Kemudian, saya mendapatkan balasan email kembali yang memberitahukan bahwa akun saya diaktifkan kembali karena tidak ditemukan pelanggaran.

Saya pun mencoba mengakses akun Facebook Ads saya. Akan tetapi, yang saya temukan adalah status akun masih nonaktif karena indikasi melakukan pelanggaran kebijakan.

Kembali saya mengirimkan email untuk menanyakan hal ini. Padahal email sebelumnya memberitahukan bahwa akun berhasil diaktifkan kembali.

Tapi balasan email yang saya dapat tidak memuaskan dan kembali tidak memberikan keterangan pelanggaran yang jelas.

Isi email pun terlihat seperti template, yang sama sekali tidak memberikan kejelasan dan solusi untuk pengguna.

Terakhir saya menegaskan kembali bahwa saya ingin tahu mengenai pelanggaran yang saya lakukan. Tapi sampai saat ini belum ada balasan lagi.

Sampai sekarang status akun saya nonaktif dengan saldo yang ada.

Apakah Aman Beriklan di Facebook Ads?

Jika melihat banyaknya iklan yang tampil di feed pengguna, tentu banyak yang menggunakan layanan Facebook Ads ini. Apalagi tidak sedikit brand ternama juga terlihat di iklan Facebook. Jadi, tidak bisa dipastikan bahwa beriklan di Facebook Ads tidak aman.

Akan tetapi, dari pengalaman saya beriklan di Facebook Ads ini membuat saya enggan untuk kembali menggunakan layanan ini. Mungkin kerugian yang saya alami akibat akun dinonaktiffkan ini tergolong sangat kecil. Tapi, dengan ketidakjelasan alasan penonaktifan dan support dari team Facebook Ads yang kurang memuaskan, membuat saya tidak memiliki alasan untuk beriklan di Facebook lagi.

Dan lagi, sebelumnya saya belum pernah beriklan di Facebook Ads. Meskipun saya melakukan pelanggaran, seharusnya ada peringatan yang jelas sebelum menonaktifkan akun secara tiba-tiba.