5 Cara Kabur dari Pinjaman Online Legal

Cara Kabur dari Pinjaman Online

Jagoan Gadget – Cara kabur dari Pinjaman Online Legal apakah bisa menjadi solusi terbaik ketika tidak sanggup membayar hutang? Ketika sudah tidak ada pilihan lain selain lari dari aplikasi pinjol.

Tidak sedikit memang orang yang “terjebak” dalam aplikasi Pinjol, meskipun di aplikasi legal yang diawasi oleh OJK.

Melarikan diri dari Pinjaman Online memang menjadi hal yang tersebut di pikiran kebanyakan orang ketika tidak bisa bayar pinjol.

Padahal membayar hutang sudah menjadi kewajiban seseorang setelah menerima dan menggunakan hutang tersebut.

Cara Kabur dari Pinjaman Online Legal

Cara Kabur dari Pinjaman Online Legal

Seperti yang kita bahas pada artikel sebelumnya, di Cara Kabur dari Pinjaman Online Ilegal, “melarikan diri” menjadi solusi terbaik ketika kamu terjerat hutang di Pinjol Ilegal.

Karena memang bunganya sangat tinggi. Apalagi kalau sudah terlambat dari waktu jatuh tempo, denda yang berjalan membuat tagihan bisa membengkak dan sulit di bayar.

Hal yang sama juga sempat disampaikan oleh pihak KOMINFO, bahwa Pinjol Ilegal Gak Usah Dibayar.

Bukan hanya karena bunga dan denda yang tinggi saja, akan tetapi beroperasinya aplikasi ilegal saja sudah menyalahi hukum karena tidak memiliki izin.

Jadi, Kominfo juga sempat menghimbau masyarakat untuk ambil pinjaman di aplikasi Pinjol Ilegal dan tidak perlu membayarnya.

BACA JUGA:  Gini Cara Hadapi DC Pinjol yang Suka Nagih Hutang Orang

Karena itu, lebih direkomendasikan menggunakan aplikasi legal. Bisa cek artikel berikut:

Tapi bagaimana dengan aplikasi Pinjol Legal yang resmi dan diawasi oleh OJK? Apakah harus tetap kabur jika tidak mampu membayar?

Penyebab Cara Kabur dari Pinjaman Online Legal

Meskipun pinjaman online legal menerapkan bunga yang ringan, masih saja banyak nasabah yang tidak bisa melunasi hutangnya.

Setiap prosedur yang ada di Pinjol legal juga sesuai dengan aturan dari OJK, yang mana aturan ini bertujuan agar tidak ada pihak yang dirugikan baik peminjam maupun pemberi pinjaman.

Salah satu contohnya adalah penerapan denda keterlambatan. Di mana, OJK hanya memperbolehkan denda maksimal adalah 0,8% per hari dari total tagihan.

Dan juga ada batas maksimal untuk total dendanya, yakno 100% dari tagihan.

Dan lagi, pihak Pinjol Legal juga sering meringankan para nasabah yang kesulitan membayar hutang. Ketika denda sudah mencapai batas maksimal, pihak Pinjol sering menawarkan pembebasan denda.

Jadi, peminjam hanya perlu membayar hutang pojok saja. Mudah bukan?

Akan tetapi masih saja banyak yang mencari cara kabur dari pinjaman online legal karena kesulitan membayar hutang. Mungkin beberapa hal berikut ini menjadi penyebabnya:

1. Perhitungan yang Kurang Matang

Kemudahan justru membuat beberapa orang terjerumus dan terlilit hutang di aplikasi Pinjol, meskipun yang legal.

Orang mudah mengajukan dan mendapatkan pinjaman di aplikasi Pinjol. Mungkin karena terdesak kebutuhan, tanpa berpikir panjang mereka langsung mengambil pinjaman tersebut.

Padahal, sebelum mengambil sebuah keputusan harus ada perhitungan yang matang.

Termasuk pada aplikasi pinjol, apakah kita sanggup untuk membayar pinjaman tersebut, berapa lama tenor yang kita butuhkan agar bisa melunasinya.

BACA JUGA:  Terjerat Pinjaman Online Ilegal? Tidak Usah Dibayar!!!

Dengan perhitungan yang kurang matang, banyak orang yang akhirnya tidak sanggup bayar dan akhirnya cari cara kabur dari pinjaman online legal.

2. Pinjaman di luar Kemampuan

Memang, setiap pengajuan pinjaman melalui aplikasi Pinjol Legal akan ditinjau. Namun banyak aplikasi yang tidak memperhatikan kemampuan peminjam.

Banyak orang yang menerima limit dan pinjaman di luar kemampuan mereka.

Misal peminjam mendapatkan pinjaman sebesar 3 juta Rupiah dengan tenor 30 hari. Padahal, pendapatan perbulan yang dimiliki hanya kisaran 2 juta.

Tentu ini diluar kemampuan peminjam untuk mengembalikan pinjaman tepat waktu.

3. Gali Lubang Tutup Lubang

Ketika tidak mampu membayar tagihan pada waktu jatuh tempo, beberapa orang akan melakukan berbagai cara agar bisa melunasinya.

Termasuk mengambil pinjaman di aplikasi lain. Mungkin cara ini akan menyelesaikan masalah untuk sesaat. Akan tetapi, masalah yang lebih besar akan muncul setelah waktu jatuh tempo pinjaman yang kedua tiba.

Inilah yang membuat kebanyakan orang terlilit hutang Pinjol dan mencari cara kabur dari pinjaman online ilegal.

4. Kurang Paham Prosedur

Banyak orang yang mengkhawatirkan tentang penagih lapangan. Apakah DC Pinjol Legal Datang ke Rumah?

Tentu, ketika peminjam tidak melakukan pembayaran tepat waktu dan merespon saat dihubungi, maka akan ada pihak yang akan mendatangi untuk menagih.

Kebanyaka orang akan takut didatangi DC. Padahal, justru jika ada DC Pinjol datang ke rumah menjadi hal yang baik.

Karena kamu bisa negosiasi langsung terkait penyelesaian hutang yang ada. Akan jauh lebih baik daripada melalui telepon atau chat.

Cara Kabur dari Pinjaman Online Legal

Sebenarnya sangat mudah untuk “melarikan diri” dari hutang. Akan tetapi, tentu setiap tindakan ada resikonya. Kalau mau cari cara kabur dari pinjaman online legal mudah kok.

BACA JUGA:  5 Cara Kabur dari Pinjaman Online Ilegal Terbaru

Yang pertama kamu tinggal ganti saja nomor HP. Sehingga kamu tidak akan terganggu dengan pihak yang menagih melalui telepon.

Di datangi DC? Tinggal bilang saja belum ada uang dan belum bisa membayar. Di sini, peminjam dalam posisi yang diuntungkan.

Karena peminjam tidak memberikan jaminan apapun untuk pinjaman yang diterimanya. Jadi, pihak pemberi pinjaman tentu tidak bisa melakukan penyitaan.

Takut masalah dibawa ke meja hijau? Dalam Undang-Undang No. 39 Tahun 1999 tentang Hak Asasi Manusia, Pasal 19 ayat 2 berbunyi:

“Tidak seorangpun atas putusan pengadilan boleh dipidana penjara atau kurungan berdasarkan atas alasan ketidakmampuan untuk memenuhi suatu kewajiban dalam perjanjian utang piutang”. Dalam hukum perdata, selama kamu masih bersedia untuk menyelesaikan hutang.