Cara Bermain Crypto untuk Pemula, Legal dan Menguntungkan

Cara Bermain Crypto

 Cara Bermain Crypto – Crypto menjadi trending beberapa tahun belakangan ini. Hal ini disebabkan oleh salah satu coin Crypto yang harganya melambung tinggi hingga 900 juta Rupiah per koin, yakni Bitcoin alias BTC. Padahal, pada tahun 2010an, harga BTC hanya puluhan ribu.

Bagaimana tidak, beli barang dengan harga puluhan ribu, beberapa tahun kemudian harganya jadi ratusan juta. Bisa kaya mendadak tuh kalau dulu sempat beli Bitcoin di harga murah. Karena itu, sekarang makin banyak yang tertarik untuk berinvestasi di aset Crypto.

Cara Bermain Crypto

Kalau dulu mungkin agak ribet kalau ingin mulai bermain Crypto, apalagi untuk pemula. Karena platform trading yang newbie friendly alias mudah untuk pemula belum banyak tersedia. Apalagi semua platform trading Crypto dari luar, jadi cukup sulit untuk yang tidak begitu lancar berbahas Inggris.

Sekarang untuk mulai bermain Crypto lebih mudah untuk pemula. Banyak situs maupun aplikasi sebagai platform Trading Crypto yang mudah kita temui dan gunakan. Salah satunya mungkin yang pernah kita bahas di artikel sebelumnya, Aplikasi Pluang.

Nah, kali ini JagoanGadget.com akan membagikan informasi mengenai Cara Bermain Crypto untuk Pemula. Dari mulai mengenal apa itu Crypto, hingga bagaimana cara untuk mulai bermain Crypto. Yuk, simak artikel ini sampai selesai.

Apa itu Crypto?

Crypto adalah mata uang digital yang bisa digunakan untuk alat tukar dalam transaksi. Disebut juga dengan Cryptocurrency, memiliki sistem yang baik dan kuat untuk menghindari adanya kendala pada sebuah mata uang seperti duplikasi.

Crypto menggunakan teknologi blockchain sebagai media transaksi. Dalam buku Cryptocurrency Trading Guide, oleh George Protonotarios, blockchain adalah teknologi desentralisasi open-source. Fungsinya adalah memverifikasi dan mencatat semua transaksi melalui penggunaan public ledger.

Banyak yang sudah menggunakan Crypto untuk transaksi, terutama di luar. Sayangnya, di Indonesia Crypto masih belum menjadi alat pembayaran yang memiliki izin dan sah.

Akan tetapi, sebagai masyarakat Indonesia kita masih bisa kok ikut berpartisipasi di inovasi teknologi finansial ini. Kita bisa menjadikan Crypto sebagai aset investasi digital, dengan cara membelinya di beberapa platform yang sudah resmi dan memiliki izin di Indonesia.

Platform Trading Crypto Legal dan Memiliki Izin Bappepti

  1. Pluang – PT Sarana Santosa Sejati
  2. Indodax – PT Indodax Nasional Indonesia
  3. Tokocrypto PT Crypto Indonesia Berkat
  4. Pintu –  PT Pintu Kemana Saja
  5. Zipmex – PT Zipmex Exchange Indonesia 
  6. Idex – PT Indonesia Digital Exchange
  7. Luno – PT Luno Indonesia LTD
  8. Koinku – PT Cipta Koin Digital
  9. Triv – PT Tiga Inti Utama
  10. Upbit – PT Upbit Exchange Indonesia
  11. Rekeningku.com – PT Rekeningku Dotcom Indonesia
  12. Bitocto – PT Triniti Investama Berkat

Mungkin yang paling direkomendasikan adalah 4 teratas ya Sobat. Kalau kamu mau mulai bermain Crypto, bisa pilih Pluang, Indodax, Tokocrypto, atau Pintu ya. Bisa langsung unduh aplikasinya di app market, Playstore maupun Appstore.

Selengkapnya bisa baca di artikle “Rekomendasi Tempat Beli Crypto Terbaik

Cara Bermain Crypto untuk Pemula

Sebenarnya banyak cara yang bisa kita gunakan untuk bisa mendapatkan keuntungan dari Crypto. Tapi yang paling direkomendasikan saat ini adalah dengan Trading atau investasi, terutama untuk pemula.

1. Trading Crypto

Cara main Crypto ini paling mudah, tinggal analisa koin apa yang memiliki potensi akan naik dan membelinya saat harga murah. Ketika harganya sudah naik, kita bisa menjualnya untuk mendapatkan keuntungan.

Kunci dari Trading Crypto adalah membeli koin di harga rendah dan menjualnya saat harga tinggi. Jadi tidak asal beli koin Crypto ya Sobat, kamu harus mengenal koin Crypto yang akan kamu pilih sebagai aset investasi. Penting untuk menganalisa dan mempelajari sebuah koin Crypto yang kamu minati sebelum membelinya.

Untuk pemula, bisa ikuti forum atau grup tentang Crypto. Sehingga bisa mendapatkan informasi dan berita terbaru mengenai koin Crypto.

Mungkin JagoanGadget.com bisa memberikan beberapa rekomendasi koin yang memiliki potensi dan harganya masih murah. Yaitu: 

  • Cardano (ADA)
  • Tokocrypto (TKO)
  • Dogecoin (DOGE)
  • Polygon (MATIC)
  • The Sandbox (SAND)

Dan masih banyak lagi Coin Crypto yang berpotensi dengan harga ekonomis. Kalau mau main Crypto Fundamental yang harganya sudah tinggipun juga bisa. Misal seperti BTC, BNB, ETH, dan lainnya.

Mungkin kalau sudah terjun di dunia Crypto kalian akan mendengar Koin Micin, yakni koin yang memiliki nilai pasar rendah dan tidak memiliki project yang jelas. Koin semacam ini biasanya harganya sangat murah, bahkan di bawah 1 Rupiah.

Bisa saja sih dapat keuntungan dari Koin Micin ini, tapi resiko mungkin lebih besar. Jadi tidak disarankan untuk pemain Crypto pemula.

2. Mining Crypto

Mining Crypto mungkin jadi trend bisnis yang banyak diminati beberapa tahun lalu. Namun, belakangan ini banyak pemain Crypto yang meninggalkan Mining karena dinilai tidak begitu menguntungkan. Tapi untuk mempelajari Cara Bermain Crypto sampai tuntas, kita bahas mengenai Mining Crypto ini.

Dalam bahas Indonesia, Mining artinya bertambang. Yap, kita bisa menambang koin Crypto. Tapi tidak pakai alat berat ya Sob. Menambang disini menggunakan perangkat komputer.

Bukan sembarang komputer, tapi komputer yang sudah dirancang khusus untuk menambang koin Crypto yang disebut Crypto Miner. Jika punya alatnya, kita hanya perlu perangkat bekerja dan menghasilkan Crypto.

Akan tetapi metode Mining ini menggunakan perangkat komputer dengan komponen VGA tertentu yang harganya cukup mahal. Belum lagi daya listrik yang dikonsumsi juga sangat banyak, sehingga biaya operasional dan hasil dari menambang Crypto saat ini dirasa tidak menguntungkan.

3. Farming Crypto

Farming Cara farming bertujuan untuk mengambil rewards atau hadiah dengan kepemilikan aset kripto. Setelah mendapatkan aset tersebut, maka Anda dapat menghasilkan crypto lainnya. Cara kerja farming berhubungan dengan Liquidity Providers (LPs) atau penyedia likuiditas.

LPs berperan untuk menyediakan koin yang berpasangan dengan koin lainnya dan digunakan sebagai likuiditas dalam suatu pertukaran (exchange). Misalnya, Anda memiliki ETH dan menyandingkannya dengan USDT untuk mendapatkan LP ETH-USDT.

Ketika ada seorang trader melakukan transaksi ETh-USDT, Anda akan mendapatkan reward atau hadiah dari gas fee yang dikeluarkan trader tersebut. Besar hadiah yang didapatkan adalah sesuai besar persentase kontribusi pada likuiditas tersebut.

Misalnya, jika seseorang memiliki 1% dari total likuiditas yang ada, maka hadiah yang didapat adalah 1% dari total gas fee. Metode ini semakin bernilai jika perhitungan dilakukan mingguan atau harian.

4. Staking Crypto

Staking crypto adalah metode yang berpusat pada perdagangan aset kripto. Cara kerjanya adalah menyimpan aset pada wallet yang memiliki layanan staking. Aset investor disimpan dalam blockchain dengan konsensus algoritma Proof-of-Stake (PoS) dalam jangka waktu tertentu.

Keuntungan yang diperoleh tergantung pada harga, jumlah, dan aktivitas aset kripto yang dikunci. Durasi penguncian juga berpengaruh pada keuntungan. Metode ini cocok digunakan untuk para investor yang bertujuan mendapatkan pendapatan pasif dari mata uang kripto.

Meski demikian, riset mendalam untuk memilih platform harus dilakukan sebelum memilih metode staking. Kepercayaan tersebut penting karena investor akan mengunci aset kripto yang dimiliki selama jangka waktu tertentu. Selama itu, pengembang tidak bisa menjual koin.

Akhir Kata

Nah, jadi itu dia ya Sobat segala informasi mengenai Cara Bermain Crypto. Untuk metode 4 yang sudah kita bahas, yang paling direkomendasikan untuk pemula adalah Trading Crypto. Yakni memilih koin potensial dan membelinya saat harga terendah, ketika harga naik kita bisa menjualnya dan mendapatkan keuntungan dari Bermain Crypto.

Untuk informasi menarik dan bermanfaat lainnya mengenai Crypto, jangan lupa ikuti terus JagoanGadget.com di label Crypto ya Sob.