Apa Joki Pinjol Data Fake Aman?

Joki Pinjol Data Fake – Aplikasi Pinjaman Online memang dikenal dengan kemudahan yang ditawarkan. Namun, agar pengajuan bisa diterima dan pinjaman bisa dicairkan tidak semudah itu loh. Seperti pada “7 Cara Pinjol Biar di ACC“, hal terpenting yang harus diperhatikan saat mengajukan pinjaman adalah kelengkapan data.

Tidak cukup sekedar lengkap saja, tapi data pengaju pinjaman juga harus “bersih”. Artinya, peminjam tidak boleh memiliki catatan kredit yang buruk. Walaupun masih ada tanggungan di tempat atau platform lain, tidak masalah selama pembayaran lancar.

Oleh karena itu, ada beberapa orang yang menawarkan jasa “Joki Pinjol Data Busuk“. “Busuk” di sini, artinya data sudah benar-benar tidak bisa digunakan untuk mengajukan pinjaman. Penyebabnya adalah catatan atau kualitas kredit yang buruk. Pemilik data masih punya tunggakan kredit yang belum terselesaikan bahkan sudah jatuh tempo.

Apa itu Joki Pinjol Data Fake?

Apa Joki Pinjol Data Fake Aman
Apa Joki Pinjol Data Fake Aman?

Kalau data benar-benar sudah “busuk”, kemungkinan besar akan ditolak mengajukan pinjaman di manapun. Apalagi kalau sudah ada tunggakan tak terbayarkan di jasa keuangan resmi, tentu akan masuk SLIK alias daftar Blacklist BI Checking.

Bahkan mungkin seorang joki pun yang berpengalaman dalam mengajukan pinjaman, tidak bisa menolongnya. Karena sangat sulit untuk bisa lolos kualifikasi pinjaman jika data sudah masuk dalam data base yag terintegrasi.

Nah, di sini ada beberapa joki yang mungkin bisa membantu. Bukan sekedar menggunakan data yang sudah sering ditolak pengajuan pinjol saja, tapi mereka memanipulasi data untuk membuat pengajuan pinjol disetujui.

Joki pinjol data fake adalah jasa yang menawarkan bantuan untuk mengajukan pinjaman di aplikasi pinjol menggunakan data palsu (fake). Dalam KBBI sendiri joki memiliki beberapa makna namun intinya adalah seseorang yang mewakili untuk mengerjakan sesuatu. Sedangkan data fake sendiri sudah jelas, dalam bahasa Indonesia artinya data palsu.

Ada beberapa hal yang biasanya dipalsukan oleh joki untuk mengajukan pinjaman, di antaranya.

  • NIK (Nomor Induk Kependudukan)
  • Alamat
  • Slip gaji
  • Kartu karyawan/anggota
  • Kontak
  • Nomor telepon darurat

NIK menjadi persyaratan wajib untuk mengajukan pinjaman online. Angka-angka yang ada merupakan kombinasi yang menunjukkan identitas pemilik KTP. Seperti tanggal lahir, daerah, hingga jenis kelamin sehingga tidak bisa sembarangan memasukkan NIK. Joki bisa membuat NIK palsu untuk pengajuan pinjaman online.

Selain itu, informasi-informasi pendukung juga bisa menggunakan data palsu. Seperti slip gaji atau informasi pekerjaan yang bisa meningkatkan presentase pengajuan meningkat. Nah, kalau tidak ada data-data tersebut seperti orang wiraswasta misalnya, joki bisa membuatkannya yang tentunya palsu.

Alamat, kontak, dan juga nomor telepon darurat juga bisa dipalsukan oleh joki pinjol data fake. Biasanya sih orang-orang yang punya niatan buruk, yakni galbay atau tidak membayar tagihan.

Apakah Joki Pinjol Data Fake Aman?

Karena menggunakan data palsu, di sini jagoangadget.com dengan yakin menggunakan data fake alias palsu sangat tidak aman. Terutama jika memalsukan data KTP yang tentunya sebuah pelanggaran hukum.

Mengutip halaman resmi BPHN, pasal 264 KUHPidana adalah Pemalsuan surat diancam dengan pidana penjara paling lama delapan tahun jika dilakukan terhadap bunyi dari pada pasal 264 KUHPidana. Surat di sini juga termasuk KTP.

Sedangkan data lain meskipun tidak tercantum dalam undang-undang tersebut, tapi bisa masuk dalam pelanggaran hukum lain yakni penipuan. Belum lagi jika menggunakan data (alamat,nomor telepon, dan sebagainya) palsu dan ternyata data tersebut ada yang punya, tentu hal ini akan merugikan orang lain (pemilik data).

Membuat slip gaji atau kartu karyawan palsu juga tidak aman loh. Perusahaan yang namanya digunakan untuk pembuatan data palsu tersebut bisa saja menuntut kamu.

Kesimpulan

Jadi, intinya baik bagi pengguna ataupun yang menawarkan jasa joki pinjol data fake untuk melakukan pengajuan pinjaman sangat tidak aman. Bukan lagi soal perdata, tapi sudah masuk ranah hukum pidana yakni pemalsuan ataupun penipuan.

Untuk Sobat yang memiliki kendala dalam mengajukan pinjol, mungkin bisa cek artikel Jagoan Gadget lainnya di kategori Pinjol. Ada beberapa tips dan juga berbagai rekomendasi aplikasi pinjol yang mungkin bisa membantu.